Perencanaan Pembangunan

 

Perencanaan pembangunan adalah kerangka yang dibangun dengan hati-hati yang memiliki cakupan jangka panjang. Hal ini biasa digunakan untuk membantu komunitas di berbagai situasi. Rencana ini sering disusun oleh sektor pemerintah yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi (seperti BAPPENAS) dan biasanya ditinjau setiap tahun. Setiap 3-5 tahun rencana biasanya benar-benar diperbarui, agar lebih selaras dengan kebutuhan dan keadaan masyarakat. Rencana pengembangan ekonomi biasanya didasarkan pada model yang ditentukan, dan terdiri dari lima komponen: Visi, Misi, Tujuan, Strategi, dan Tindakan.

LPEM FEB UI telah berpengalaman memberikan pelatihan yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan, baik untuk fungsional perencana pembangunan, maupun untuk sektor swasta ataupun NGO yang turut berperan dalam perencanaan pembangunan. Dengan para ahli yang siap melatih peserta, berikut sub tema yang dapat ditelusuri lebih lanjut:

Fungsional Penjenjangan Perencana (BAPPENAS)

Pelatihan Fungsional Penjenjangan Perencana terdiri dari pelatihan-pelatihan komprehensif dan bertingkat. Pelatihan ini akan sangat bermanfaat bagi semua pegawai yang sudah atau merencanakan karir sebagai fungsional perencana. Pelatihan Fungsional Penjenjangan Perencana mengakomodasi kebutuhan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), yang bekerja di bidang penelitian, perencanaan, dan pembangunan. Pelatihan ini terdiri atas enam jenjang:

  • Tingkat Pertama (7 Minggu)
  • Tingkat Muda (5 Minggu)
  • Tingkat Madya (3 Minggu)
  • Tingkat Utama (1 Minggu)
  • Training of Trainers (TOT) Jabatan Fungsional Perencana (JFP) (3 Minggu)

 Substantif Perencanaan (BAPPENAS)

Sementara teori perencanaan arus utama semakin terfokus pada sisi prosedural dalam perencanaan, perkembangan eksternal pada sisi substantif semakin mendorong profesi perencana ke arah yang baru. Pelatihan dalam sub tema Substantif Perencanaan akan sangat bermanfaat bagi semua pihak yang bergerak di bidang penelitian dan perencanaan dan pembangunan (khususnya BAPPENAS) yang fokus kepada perencanaan pembangunan daerah, serta fungsional peneliti dan akademisi yang sedang atau akan menyusun satu tulisan ilmiah tentang perencanaan pembangunan, baik untuk kegiatan akademis atau jurnal ilmiah. Topik pelatihan dalam sub-tema ini meliputi:

  • Perencanaan Pembangunan Daerah (4 Minggu)
  • Perencanaan Pembangunan Daerah RPJMD (2 Minggu)

Perencanaan Pembangunan

Perencanaan pembangunan ekonomi dapat digambarkan sebagai program, serangkaian kebijakan, atau kegiatan yang berupaya membangun kapasitas untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang mandiri. Sementara pemerintah pusat dan lembaga / organisasi pengembangan ekonomi lokal sering memimpin dalam mengembangkan program pengembangan ekonomi, pemerintah lokal/daerah dapat memainkan peran utama untuk merencanakan pembangunan ekonomi yang meningkatkan pekerjaan, basis pajak lokal, kelestarian lingkungan, pemerataan sosial, dan kualitas hidup yang baik.

Pelatihan-pelatihan dalam sub tema ini dirancang untuk membantu pejabat negeri lokal di  lebih memahami strategi dan alat apa yang tersedia untuk memajukan pembangunan ekonomi dalam yurisdiksinya masing-masing. Topik pelatihan dalam sub-tema ini meliputi:

  • Dasar-dasar Perencanaan (10 Hari)
  • Monitoring dan Evaluasi (5 Hari)
  • Indikator Pembangunan (5 Hari)
  • Perencanaan dan Penganggaran Daerah (5 Hari)
  • Perencanaan dan Penganggaran Desa (5 Hari)
  • Penyusunan Dokumen Perencanaan Daerah (5 Hari)
  • Perencanaan Partisipatif (5 Hari)
  • Perencanaan Proyek (5 Hari)
  • Penilaian Kelayakan Program dan kegiatan (5 Hari)
  • Pro Poor Planning and Budgeting ( 5 Hari)
  • Perencanaan Pembangunan Hijau (5 Hari)
Share this: